Sosok ‘El Mencho’, Bos Kartel Narkoba yang Tewas Bikin Meksiko Mencekam

Sosok 'El Mencho', Bos Kartel Narkoba yang Tewas Bikin Meksiko Mencekam
February 23, 2026

LATEST NEWS

Sosok ‘El Mencho’, Bos Kartel Narkoba yang Tewas Bikin Meksiko Mencekam

Jakarta

Nemesio Oseguera, bos Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) tewas ditembak oleh tentara Meksiko. Pria yang tewas pada usia 59 tahun itu dijuluki ‘El Mencho’.

Dilansir AFP, Senin (23/2/2026), Oseguera terluka dalam bentrokan dengan tentara di kota Tapalpa, di negara bagian Jalisco pada Minggu (22/2) waktu setempat. Dia meninggal saat diterbangkan ke Mexico City.

Oseguera dianggap sebagai gembong narkoba terakhir yang bertindak dengan gaya yang mencolok dan brutal seperti Joaquin ‘El Chapo’ Guzman dan Ismael ‘El Mayo’ Zambada yang kini dipenjara.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Oseguera lahir di Aguililla, sebuah kota di negara bagian Michoacan, Meksiko barat. Wilayah ini pintu gerbang menuju wilayah pegunungan yang keras tempat perkebunan ganja ilegal berkembang pesat di masa kecilnya.

Saat masih muda, Oseguera beremigrasi ke Amerika Serikat. Di AS dia ditangkap, dipenjara, dan dideportasi karena perdagangan heroin.

Setelah kembali ke Meksiko, ia bergabung dengan kartel kriminal Milenio. Pertikaian internal kemudian memaksanya keluar dari Michoacan, karena satu faksi bersekutu dengan Los Zetas, sebuah kelompok yang didirikan oleh mantan tentara elit yang menebar teror di seluruh wilayah tersebut.

Pada tahun 2009, bersama kartel Sinaloa, ia membentuk Matazetas (Pembunuh Zeta). Kartel ini terkenal dua tahun kemudian setelah membunuh puluhan orang yang terkait dengan kelompok tersebut.

Dirikan CJNG

Oseguera kemudian memisahkan diri untuk mendirikan CJNG. Setelah ekstradisi Guzman dan Zambada ke Amerika Serikat, ia mengubah kartelnya menjadi yang paling kuat di Meksiko.

Kelompok ini memiliki jaringan pembunuh bayaran yang luas, bahkan membuat senjata sendiri. Kelompok ini berekspansi ke beberapa negara bagian Meksiko.

Tahun lalu, Departemen Luar Negeri AS menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris. AS menuduh CJNG melakukan perdagangan fentanyl ilegal dan perdagangan migran, pemerasan, pencurian minyak dan mineral, serta perdagangan senjata.

Jose Reveles, seorang penulis yang mengkhususkan diri dalam perdagangan narkoba, mengatakan kepada AFP bahwa Oseguera memiliki ‘sifat kekerasan’ dan tidak ragu untuk menantang semua tingkatan pemerintahan, tidak seperti kartel lain yang cenderung menggunakan kekerasan secara defensif.

Serang Kepala Kepolisian Mexico City

Pada tahun 2020, Oseguera memerintahkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Kepala Kepolisian Mexiko City saat itu, Omar Garcia Harfuch, melukainya dan menewaskan tiga orang lainnya. Garcia Harfuch sekarang menjabat sebagai kepala keamanan publik negara tersebut.

Pada tahun 2015, selama gelombang teror di Jalisco, anggota CJNG menyergap anggota gendarmerie nasional dan konvoi polisi negara bagian di jalan raya, menggunakan senjata RPG untuk menembak jatuh helikopter militer.

Puluhan orang tewas pada serangan itu, termasuk 20 petugas polisi dan sembilan tentara.

Kehidupan Pribadi

Oseguera menikahi Rosalinda Gonzalez Valencia pada tahun 1990-an. Pasangan itu memiliki tiga anak sebelum bercerai.

Gonzalez Valencia dibebaskan dari penjara tahun lalu setelah dilaporkan menjalani hukuman karena pembayaran mencurigakan terkait dengan tempat cuci mobil yang dimilikinya. Keberadaannya saat ini tidak jelas.

Putra sulungnya, Ruben Oseguera Gonzalez, yang dikenal sebagai ‘El Menchito’, dipenjara seumur hidup oleh Amerika Serikat tahun lalu atas kejahatan terkait narkoba dan senjata api.

Tewas Dalam Serangan Tentara Meksiko

Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera, tewas dibunuh tentara Meksiko pada Minggu (22/2). Tewasnya gembong narkoba berpengaruh itu memicu gelombang kekerasan di berbagai bagian negara, jalan di blokade, hingga berdampak pada sejumlah penerbangan dibatalkan.

Imbas kematian Oseguera, para penembak yang membalas serangan tersebut memblokir lebih dari 20 jalan di negara bagian Jalisco bagian barat, termasuk Tapalpa, dengan mobil dan truk yang terbakar.

Setelah peristiwa itu, kekerasan pun menyebar ke negara bagian lain. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mendesak warga tetap tenang dan mengatakan pemerintah pusat berkoordinasi dengan otoritas negara bagian.

AS dan Kanada mengeluarkan peringatan perjalanan (travel warning) ke Meksiko menyusul kerusuhan yang terjadi akibat gembong narkoba terkemuka El Mencho dibunuh tentara Meksiko.

“Karena operasi keamanan yang sedang berlangsung dan meluas serta blokade jalan dan aktivitas kriminal terkait di banyak wilayah Meksiko, warga negara AS harus berlindung di tempat aman sampai pemberitahuan lebih lanjut,” demikian pernyataan dari bagian Urusan Konsuler Departemen Luar Negeri AS, melalui media sosial X.

Halaman 2 dari 2

(lir/rfs)

Share this post:

POLL

Who Will Vote For?

Other

Republican

Democrat

RECENT NEWS

Mahasiswa UNY Pembakar Tenda Polisi Divonis 5 Bulan, Langsung Bebas

Mahasiswa UNY Pembakar Tenda Polisi Divonis 5 Bulan, Langsung Bebas

Catholic Italy's Olympic host cities offer different access for Muslims to observe Ramadan

Catholic Italy’s Olympic host cities offer different access for Muslims to observe Ramadan

Tambang Emas Nabire Diserang KKB, Total 198 Orang Dievakuasi

Tambang Emas Nabire Diserang KKB, Total 198 Orang Dievakuasi

Dynamic Country URL Go to Country Info Page