Sering Senyap, Ini Gejala Rabies Usai Digigit Anjing yang Terinfeksi

Sering Senyap, Ini Gejala Rabies Usai Digigit Anjing yang Terinfeksi
September 10, 2026

LATEST NEWS

Sering Senyap, Ini Gejala Rabies Usai Digigit Anjing yang Terinfeksi

Jakarta, CNN Indonesia

Rabies merupakan penyakit mematikan yang ditularkan melalui hewan yang terinfeksi. Virus rabies biasanya menyerang anjing, kucing, manusia, hewan liar, dan mamalia lainnya.

Jika kamu mengalami gigitan dari anjing atau hewan liar, segeralah mencari pengobatan untuk mencegah rabies. Ciri-ciri digigit anjing rabies memang tidak akan terlihat secara langsung pasca-gigitan.

Proses penyebaran rabies pasca gigitan akan memakan waktu beberapa hari hingga minggu. Namun, sangat jarang seseorang dapat bertahan hidup setelah gejala rabies muncul.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ciri-ciri digigit anjing rabies

Mengutip Cleveland Clinic, rabies dapat dicegah jika kamu segera mendapatkan penanganan pasca-gigitan anjing liar atau sebelum gejalanya muncul. Ciri-ciri digigit anjing rabies memang tidak langsung muncul pasca gigitan.

Namun, jika gigitan itu tidak disadari dan diabaikan, virus bisa menyebar dalam tubuh. Selama masa ini, tubuh tak akan menunjukkan gejala apa pun.

Begitu virus mencapai otak, akan terdapat sejumlah gejala yang menyerupai penyakit umum seperti flu, demam, nyeri otot, dan kelelahan. Selain itu, kamu akan merasakan sensasi seperti kesemutan, nyeri atau mati rasa pada area bekas gigitan.

Beberapa hari kemudian, sebagian besar orang akan menunjukkan gejala rabies tipe ganas, yang meliputi:

– Agitasi dan perilaku agresif
– Gelisah
– Kejang
– Halusinasi
– Kedutan otot
– Detak jantung cepat
– Napas cepat (hiperventilasi)
– Produksi air liur berlebihan
– Ukuran pupil mata yang tidak sama
– Kelumpuhan wajah (facial palsy)
– Takut terhadap air (hidrofobia)
– Takut terhadap embusan udara di wajah atau aliran udara (aerofobia)
– Delirium

Penyebab dan penularan rabies

[Gambas:Video CNN]

Ditambahkan World Health Organization (WHO), penularan rabies bisa disebabkan oleh gigitan hewan yang sudah terinfeksi virus. Selain itu, penularan juga bisa terjadi akibat luka cakaran yang terkena air liur hewan yang terinfeksi.

Adapun hewan-hewan yang berpotensi membawa rabies selain anjing liar adalah kelelawar, sigung, rakun, rubah, serta kucing. Virus dapat menyebar melalui air liur beberapa hari sebelum gejala muncul.

Perhatikan ciri-ciri digigit anjing rabies di atas. Segera lakukan konsultasi dokter jika mengalaminya.

(glo/asr)

Share this post:

POLL

Who Will Vote For?

Other

Republican

Democrat

RECENT NEWS

The rural employment burden: Industrialization, workforce absorption and the future of Indonesian agriculture - ObserverID

The rural employment burden: Industrialization, workforce absorption and the future of Indonesian agriculture – ObserverID

3 Kartu Merah dan Satu Bogem Mentah, Borneo Tekuk Bali United

3 Kartu Merah dan Satu Bogem Mentah, Borneo Tekuk Bali United

Polisi Sebut Pria Viral Tendang Wanita di Sency Masih Tinggal Bareng Ortu

Polisi Sebut Pria Viral Tendang Wanita di Sency Masih Tinggal Bareng Ortu

Dynamic Country URL Go to Country Info Page